“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”

Selasa, 14 September 2010

HIDUP SESUDAH MATI

Eh, gimana ya rasanya kalau kita mengalami yang namanya mati? Ade-ade pernah ta'ziah orang yang sudah meninggal, kan? Pernah nganterin orang yang ke kuburan ya? Apa yang akan kita hadapi setelah meninggal? Ya udah, dengerin yaa… Kakak mau ceritain tentang apa sih akhirat, yang namanya syurga, neraka, dan yang lainnya.
Orang Islam sering disebut aneh sebab kita disuruh oleh Rasulullah agar mengingat tentang akhirat atau yang namanya mati. Perhatikan hadits berikut :
"Berkata Ibnu Umar ra: pada suatu hari aku datang menjumpai Rasulullah saw sedang berada di tengah-tengah para sahabatnya yang terkemuka. Tiba-tiba salah seorang sahabat dari Anshor berdiri dan bertanya kepada Rasulullah saw: Ya, Nabi Allah, siapakah manusia yang pintar dan siapa pula yang paling cerdas otaknya? Rasulullah lalu menjawab: yang paling cerdas dan yang paling pintar ialah orang yang paling banyak mengingat mati dan yang paling banyak sedia bekal untuk menghadapi maut."
Lalu apa gunanya kita mengingat akhirat atau tentang kematian? Kita akan lebih giat dan lebih taat menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah sebab mati berarti menghadap Allah. Dengan mengingat kematian maka kita akan mengingat apa yang terjadi di akhirat nanti.
Orang yang mengingat kematian akan selalu tenang, hormat, dan sopan terhadap setiap orang. Kita akan menghindari berbohong dan perkataan dusta karena sanksi yang akan kita dapat di akhirat nanti. Apa yang kita rasakan menjelang kematian kita dinyatakan dalam surat Al-Waqiah ayat 89-90 sebagai berikut.
"Adapun bila yang meninggal itu adalah orang-orang yang mendekatkan diri (kepada Allah). Maka (kematian baginya) adalah lega, semerbak dan nikmat sekali"
Tegas sekali ayat tersebut menerangkan keindahan bagi manusia yang mendekatkan diri kepada Tuhan. Sekalipun matinya dengan mata pedang, peluru senapan di atas tiang gantungan, atau di Lubang Buaya sekalipun, baginya mati itu tetap lega, semerbak dan nikmat sekali.
Sebaliknya bagi orang yang berdosa, semua dosa dan kesalahannya akan teringat dan terbayang kembali ketika mereka menghadapi sakaratul maut. Inilah yang menyebabkan penderitaan mereka berlipat ganda.

Alam Barzah
Setelah kita meninggal, maka kita akan masul alam barzah. Di alam tersebut terdapat tingkatan-tingkatan (menurut Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah), yaitu :
1. Ada yang menempati tempat tertinggi, yaitu ruhnya para Rasul dan Nabi. Di sini terdapat tingkatan yang berbeda pula.
2. Ada ruh yang diumpamakan burung-burung yang berterbangan di dalam syurga, yaitu ruh para syuhada.
3. Ruh orang yang diumpamakan tertahan di pintu syurga, seperti juga para syuhada tetapi mereka tertahan dikarenakan mereka mempunyai hutang.
4. Ada ruh yang tertahan di kuburan masing-masing, ini diterangkan dalam sebuah hadits tentang pencurian terhadap harta perang yang belum dibagikan. Pencuri itu lalu masuk ke medan perang dan syahid. Mendengar itu banyak orang yang berkata : "Berbahagialah Ahlul Jannah". Mendengar itu Rasulullah berkata: "Demi Allah yang memegang ruhku, sesungguhnya harta rampasan yang dicurinya akan menyala menjadi api yang membakan tubuhnya di kuburnya".
5. Ruh yang berkedudukan di pintu syurga sebagai yang diterangkan oleh Ibnu Abbas: "Para syuhada bertempat tinggal di pinggir pintu syurga dalam sebuah rumah yang mempunyai qubbah yang hijau, dan mendapatkan rezeki pagi dan sore. Kecuali Ja'far bin Abi Thalib yang tangannya diganti oleh 2 sayap".
6. Ada ruh yang tertahan dipermukaan bumi tidak dapat naik ke tempat yang lebih tinggi.
7. Dan yang terakhir adalah ruh yang tempatnya adalah lubang panas dan disiksa di sana hingga akhir kiamat.
Itulah ade-ade keadaan tentang alam kubur salah satu dari alam akhirat yang akan kita lalui. Janganlah kita sampai pada tempat yang Allah tidak meridhoi akan tempat tersebut dan tersiksa di alam kubur tersebut. Lalu bagaimanakah tentang keadaan syurga dan neraka yang ada di alam akhir tersebut?

Syurga
Tempatnya, surat An-Najm ayat 13-15, Sesungguhnya ia (Muhammad) telah melihat Jibril sekali lagi. Yaitu di Sidratul Munthaha, dan di dekatnya ada syurga tempat kembali"
Luasnya syurga, surat Al-A'raaf ayat 133, "Bersegeralah engkau pada ampunan Allah dan syurga yang luasnya seluruh langit dan bumi."
Dalam surat Al-Hadid ayat 21, "Berlombalah dalam ampunan Allah dan syurga yang luasnya seperti luas langit dan bumi, disediakan bagi orang yang beriman dengan Allah dan rasul-Nya. Demikian karunia Allah, diberikan kepada siapa saja yang Ia kehendaki, sedangkan Allah mempunyai karunia yang besar."
Tingkatan dalam syurga, syurga itu tingkatannya sampai 100 tingkatan, dan tiap tingkat berbeda dengan perbedaan yang besar sekali dengan tingkatan yang lain (Dari hadits Rasullah, HR Bukhari & Muslim). Dalam hadist lain dikatakan "Bila kamu meminta do`a, berdo`alah syurga Firdaus karena ia merupakan syurga yang tertinggi, sedang di atas syurga Firdaus adalah Arsy Rahman, di mana sumber 4 sungai yang mengalir di dalam syurga."
Pintu-pintu Syurga, sabda Rasulullah: "Di syurga terdapat 8 pintu dan salah satunya adalah bernama Ar-Rayyan yang hanya boleh dimasuki oleh orang-orang yang melakukan ibadah puasa."
Jalan ke Syurga, berkata Ibnu Mas'ud: "Pada suatu hari Rasulullah saw membuat garis lurus di atas pasir, lalu berkata: Inilah jalan Allah yang lurus. Kemudian beliau membuat garis-garis yang simpangsiur ke kanan dan ke kiri, ke utara dan ke selatan. Inilah jalan-jalan setan. Setiap garis itu setan menyeru. Dan sesungguhnya ialah jalanku yang lurus, maka ikutilah oleh kamu akan dia, janganlah engkau mengikuti jalan yang bersimpang siur itu yang akan memisahkan kamu dari jalan-Nya. Demikian Allah memerintahkan kepadamu, mudah-mudahan kamu diberkati."
Apa yang diberitakan dalam Al-Qur'an maupun hadits tentang syurga begitu indah. Dalam syurga terdapat sungai dari susu, madu dan lainnya. Dalam syurga begitu harum, semua di dalam syurga tidak pernah terlintas dalam pikiran kita, terdengar oleh telinga, dan terlihat oleh mata kita. Dan nikmat terbesar di dalam syurga adalah bertemu dengan Allah di syurga kelak. Itulah keadaan syurga. Ya itulah ade-ade keadaan dalam kubur dan di dalam syurga.

Neraka
Bagaimana tentang neraka, dalam surat Al-Furqaan ayat 11-15 disebutkan:
"Bahkan mereka dustakan akan hari kiamat itu. Dan Kami sediakan api yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat itu. Apabila neraka itu mereka lihat dari jauh maka mereka akan mendengar suara murkanya. Dan bila mereka dicampakkan ke tempat yang sempit dari neraka dalam keadaan terbelenggu…"
Dalam surat Al-Baqatah ayat 24 dikatakan: "…Maka takutlah kamu akan neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, disediakan untuk orang-orang kafir…"
Keadaan syurga yang sangat berbada dengan apa yang ada di neraka. Begitu besar siksa atau azab yang Allah turunkan di dalam neraka, karena itulah janganlah kalian melakukan perbuatan yang dapat membuat kita jatuh ke dalam neraka. Tetaplah selalu melakukan kebaikan karena kebaikan itu mendatangkan ganjaran dari Allah SWT.
Siapa yang ingin masuk syurga? Tentunya semua ya!! Maka kita dianjurkan berdo'a oleh Rasulullah saw, "Ya Allah, berilah kebaikan di dunia dan di akhirat dan jauhkanlah kami dari azab neraka." Tentunya kalian sudah hafal do'a ini!!


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger